Bagaimana Alge Nori Menjadi Bahan Populer dalam Masakan Global ?
Alge nori (atau disebut hanya nori) adalah bahan makanan khusus yang telah menembus jantung masakan dunia, yang dulunya merupakan bahan yang digunakan dalam masakan Asia. Ini adalah ganggang universal yang telah melampaui budaya dan tradisi kuliner untuk menjadi bahan makanan populer di sebagian besar wilayah dunia karena kelezatan dan manfaat kesehatannya .
Sebentar Sejarah dari Nori
Budaya makanan Asia Timur adalah sejarah dari Nori. Sejarah mencatat bahwa ganggang telah lama dikonsumsi di Jepang; sisa-sisa arkeologis menunjukkan bahwa ganggang sudah dikonsumsi sejak masa prasejarah Jomono dan periode Yayoi. Tumbuhan laut seperti nori merupakan sumber nutrisi yang kaya bagi penduduk Kepulauan Jepang yang memiliki pasokan air yang sangat melimpah.
Secara menarik, nori dahulu merupakan barang mewah. Pada periode Heian (794-1185) dan periode Kamakura (1185-1333), nori hanya dinikmati oleh kelas sosial atas, Keluarga Kekaisaran, dan elite militer. Teknik memproduksi nori lembaran seperti yang kita kenal saat ini berasal dari sekitar tahun 1718 di daerah Asakusa, Edo (kini Tokyo), dengan metode yang dimodifikasi meniru teknik pembuatan kertas Jepang (washi).
The Gizi Mesin andalan
Jalan Nori menuju pasar internasional telah ditempuh berkat profil nutrisi yang mengesankan. Nori merupakan sumber yang kaya akan yodium, suatu mineral yang diperlukan untuk operasi kelenjar tiroid yang sehat dan tidak mampu disintesis oleh tubuh. Selain itu, nori mengandung berbagai vitamin dan mineral; kandungan vitamin A-nya lebih tinggi (dalam jumlah yang lebih besar daripada kebanyakan sayuran), serta mengandung vitamin C, kalsium, magnesium, besi, dan selenium.
Nori juga dianggap sebagai sumber protein nabati yang baik dan karena itu sangat menarik bagi vegetarian dan vegan. Namun perlu dicatat bahwa nori mengandung vitamin B, tetapi studi lanjutan menunjukkan bahwa tubuh manusia tidak terlalu efektif dalam mencerna vitamin tersebut.
Dari Sushi Rolls ke Populer di Dunia
Popularitas sushi di seluruh dunia memberikan dorongan besar bagi Nori karena internasionalisasinya terjadi. Dengan menjamurnya restoran sushi di seluruh dunia selama 1980-an dan 1990-an, nori semakin dikenal dalam masakan asing. Lembaran berwarna hijau tua yang renyah dan gelap diperlukan untuk menyatukan gulungan sushi yang semakin populer.
Selain sushi, nori telah digunakan dalam berbagai cara dalam masakan dunia:
Camilan: Lembaran nori renyah dan gurih; sering digunakan sebagai camilan sehat.
Bumbu: Nori yang dihancurkan digunakan sebagai taburan lezat untuk hidangan nasi, mie, dan salad.
Resep Kreatif: Koki sushi yang inovatif telah memanfaatkan nori dalam hidangan sushi fusion seperti taco sushi, perpaduan antara masakan Meksiko dan Jepang.
Eropa Penerimaan
Nori telah menjadi sangat populer di Eropa dalam beberapa tahun terakhir. Produk makanan dan minuman Eropa dengan rasa ganggang laut (termasuk nori) meningkat 147 antara tahun 2011 dan 2015. Menurut penelitian pasar, ganggang laut seperti nori diprediksi akan menjadi tren makanan super baru di pasar Barat karena akan menarik minat orang-orang yang ingin mencari makanan fungsional alami dan sumber protein lainnya.
Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar konsumen Eropa bersedia mencoba produk ganggang laut: 58 persen konsumen Jerman dan 44 persen konsumen Inggris pernah mencoba atau tertarik untuk mencoba ganggang laut. Nori dianggap oleh banyak orang sebagai pengganti garam yang sehat, dan 36 persen konsumen di Inggris yang menggunakan herba, rempah-rempah, atau bumbu dalam makanan mereka setuju bahwa serpihan nori merupakan pengganti garam yang baik dan dapat memberikan rasa pada makanan mereka.
Kestabilan dan Masa Depan Tren
Nori dan ganggang laut lainnya memberikan jawaban menarik terhadap pertanyaan tentang sumber pangan yang lebih berkelanjutan di seluruh dunia. Budidaya ganggang laut tidak memerlukan air tawar atau pupuk, serta membantu menyerap nutrisi berlebih di dalam air. Kaya akan nutrisi, berdampak rendah terhadap lingkungan, serta memiliki penggunaan kuliner yang fleksibel, nori diprediksi akan tetap populer dalam masakan dunia.